Hon Tam Eco Green Resort
Hon Tam Eco Green Resort

Hari Ïиï kita janjian berangkat jam 08.30. Sarapan dulu di cafetaria hotel. Lalu lanjut naik bus ke pelabuhan.

Menu Sarapan Saya Selama di Vietnam >.<
Menu Sarapan Saya Selama di Vietnam >.<
Kapal Ini Sempat Ngadat -_-"
Kapal Ini Sempat Ngadat -_-“

Kita mau nyebrang ke pulau lain di deket sini. Naik fast-boat.

Tujuan kita ke Hon Mun dan Hon Tam (Hon = pulau). Pertama, kita menuju Hon Tam dulu. Saat di kapal, saya melihat ada pulau lain yang cukup besar. Di tebingnya ada tulisan VINPEARL gedeee, kaya tulisan HOLLYWOOD di L.A. Untuk masuk kesana, ada cable-car. Saya ingat kalo acara Miss Universe dulu pernah digelar disana. Vinpearl Resorts tepatnya, di tahun 2008. Saya ingat karena waktu itu salah satu guest-star nya Ronan Keating. Vokalisnya Boyzone, penyanyi favorit aku. *Nostalgia jaman boyband duluuu..* 😀

Vinpearl Resort
Vinpearl Resort

Nyandar di Hon Tam, ternyata ini resort pribadi gitu. Jadinya sepi banget, berasa milik sendiri. Bagus banget pulau ini.

Dok Kapal di Hon Tam Resort
Dok Kapal di Hon Tam Resort

Pasir putih, sampe ada yang khusus kesini buat sesi foto pre-wedding. Hihih… Persis kaya Bali deh.

Foto Pre-wed Session
Foto Pre-wed Session
Inside Hon Tam Resort
Inside Hon Tam Resort

Berhubung saya penggila pantai (meskipun nggak terlalu bisa berenang), saya langsung ribut main pasir dan berenang di kolam renangnya. Ъќ berani di laut, ntar kintirrr :D.

Hon Tam Eco Green Resort
Hon Tam Eco Green Resort

Setelah main di pantai, kita ber-10 maksi di restonya. Bangunannya antik, atapnya kaya dari anyaman rotan. Baru hari Ïиï kita mulai merasa bosan sama masakan Vietnam, rasanya juga gitu-gitu aja. Satu lagi yang kita sebelll banget liat, tapi selalu ada di meja pas makan, lalapan sayur mentah sepiring gede dan lagian rasanya aneh dan beda- beda. (ˇ_ˇ٥).

Resto di Resort
Resto di Resort

Setelah kenyang, kita balik ke dok pas turun tadi, terus ke Hon Mun atau Pulau Mun. Naik glass-bottom boat. Pulau ini terkenal dengan gugusan terumbu karangnya. Tapi kalo menurut saya sih biasa aja. Masih bagus di Indo (entah kenapa saya jadi bangga sama Indonesia :D). Dari situ kita langsung balik ke Nha Trang mainland.

Dari sini kita lanjut ke Ponagar Temple. Letaknya di atas bukit. Ini kuil pemujaan Hindu oleh suku asli pedalaman Vietnam, Champa. Pas disini, kita sempat menyaksikan tarian putri-putri Champa. Dari kuil ini, kita bisa lihat kota Nha Trang dari atas.

Ponagar Temple
Ponagar Temple
Tarian Suku Champa
Tarian Suku Champa

Lalu kita diajak ke workshopnya Hang Chau Sa, seniman lukisan pasir. Katanya, keahlian ini hanya dimiliki turun temurun satu keluarga saja loh. Pasirnya pun konon diambil dari seluruh penjuru Vietnam. Ada yang warnanya hijau, merah, orange, hitam. Saya pun tertarik membeli untuk pajangan di rumah saya. Saya pilih yang kata-katanya Nhan, artinya kesabaran. Harganya saya lupa, kira-kira sekitar VND 250.000 untuk ukuran paling kecil. I like thisss.

Sand Painting
Sand Painting

Lalu kita lanjut ke Angel Mountain. Sebenarnya sih ini bukan gunung, walaupun namanya begitu. Ini adalah pantai berbatu-batu gede menyerupai gunung, mirip sama Pantai Tanjung Tinggi di Bangka Belitung. Disini ada yang disebut Pulau Suami dan Pulau Istri, ada-ada saja. View disini bagus, apalagi pas sunset.

Pesisir Nha Trang
Pesisir Nha Trang

Dari sini, kita nggak langsung balik ke hotel, tapi dinner dulu di resto yang sama dengan kita sarapan tadi pagi. Enak disini makanannya. Kalo sarapan tadi kita disuguhi Pho (mie kuah khas Vietnam) dan Banh Mi (sandwich ala Vietnam), malamnya kita makan set menu yang hampir mirip sama yang kemaren di Gia Restaurant. Hambar, saya jadi kangen sambal penyet di Surabaya. Huuuu… 😀

Menu dinner-nya
Menu dinner-nya

Kelar dinner, kita balik ke hotel AP. Mandi, trus jalan jalan ke pasar malemnya Nha Trang. Rame banget…

Nha Trang At Night
Nha Trang At Night

Tapi saya nggak beli apa-apa disitu. Hanya sekadar beli minuman seharga VND 7000 , sugarcane juice alias es tebu. *ealaahh
Saya benar-benar menahan hasrat belanja disini supaya bisa puas-puas belanja di Ben Thanh Market yang terkenal itu sekembalinya kita ke HCMC. Sabaarrrrr 😀

Capek jalan, saya pun tertidur lelap.

To be continued in Part 5

Advertisements