Sejak awal, sebenernya saya nggak berencana ke Bali pas libur Lebaran kemarin. Tapi berhubung cari tiket murah dapatnya ke sana, yah apa boleh buat. Waktu itu ada promo di bulan Maret dari Citilink untuk periode Lebaran. Saya kira-kira sendiri kapan saya mulai libur dari kantor, agak nekat sih. Booking malem hari via web, rebutan pula sama user laen, wahhh seru juga. Akhirnya, dapatlah saya tiket murah itu. SUB – DPS tgl 18-24 Agustus, cuma seharga 79 ribu sekali jalan, berarti saya bayar cuma 316 ribu untuk 2 orang, pulang-pergi!! Hehehehh.. Ya inilah yang bikin beda, saya ngga pernah ke Bali naik pesawat 😀

Antara Maret – Agustus, Citilink melakukan refreshment di armadanya. Mulai penggantian logo baru, dll. Jadi selama itu, ada perubahan jam penerbangan. Saya pas booking, berangkat dapat penerbangan malam, pulangnya milih siang. Pengennya sih lihat runway Bandara Ngurah Rai yang menjorok ke laut pas pulang. Tapi setelah ada perubahan jam, baik berangkat ataupun pulangnya, saya dapat penerbangan malam. Yaahhh… Gimana lagi

Ok, berhubung berangkat dari Juanda pkl 20.35 WIB, I and My Pooh mendarat di Bali pkl 22.15 WITA. Mulus, ga delay, on-time. Dijemput oleh kakak dan suaminya, kita hanya pergi makan di daerah Kuta, di Warung Pedas Bu Andika. Itu tuh, yang ngemper di seberang Joger-Kuta, yang antrinya panjaaaang. Tapi sekarang udah ngga jualan di emperan toko lagi. Dah punya ruko sendiri, tetap di seberang Joger-Kuta. Pilih ini-itu, saya dikasih kertas seukuran kartu nama yang tulisannya “Rp 16.000,-“ . Padahal saya hanya  ambil lauk telor. Si Pooh milih 2 lauk malah, wew… Kartunya bertuliskan “Rp29.000,-“. Whaatt?? Kok jadi mahal begini yaaa… Padahal dulu Bu Andika ini terkenal murahnya loh. Cuma berkisar 10-12 ribu saja per porsinya. Yah, 2 taon telah berlalu sejak terakhir kali saya ke Bali, hihihihh :p

DAY ONE : Sanur – Kuta

Hari pertama di Bali, saya sudah ribut minta ke Sanur. Kenapa?? Saya mau booking kapal ke Nusa Lembongan. Menurut informasi yang saya dapat, fast boat ke sana, berangkatnya dari Sanur. Setelah tanya kesana kemari, kita pilih Rocky Lembongan Fast Cruises, dapat tiket hari Selasa seharga 150 ribu aja, pp per orang. Itu harga khusus turis lokal, kalo turis bule mah kena 450 ribu. Huuu… Ada alternatif lain sih, naik kapal pesiar alias cruise dari Pelabuhan Benoa. Tapi mahaalll. Bayar 600-700 ribuan, tapi nggak keliling pulau, cuma maen air di pontoon di tengah laut sepuasnya. Sedangkan saya inginnya mengeksplore Nusa Lembongan. Foto-foto di internet yang bikin saya ngiler pengen kesono.

Setelah hunting tiket, kita meluncur ke area Kuta. Ada mall baru, Beachwalk. Bagusss banget desainnya. Disitu kita cuma foto-foto, makanan lumayan mahal. Ada  Eat n Eat sih, tapi di Surabaya juga ada kaleee.

Beachwalk pas siang hari
Beachwalk pas siang hari
Beachwalk pas malam hari
Beachwalk pas malam hari

Bangunannya unik, menyerupai terasering. Lantai bawah dan atas diatur sedemikian rupa sehingga tampak berundak-undak. Jadilah kita plus kakak and dua anaknya, sebagaimana orang Indonesia pada umumnya, sibuk berfoto-foto ria. Hehehehh…

Inside Beachwalk

Sebetulnya, saya agak heran juga liat Kuta, Jalan Legian, dan sekitarnya terlihat lengang. Ga biasanya loh.

Malam harinya, kita kembali lagi ke Kuta buat dinner. Dari Surabaya, kita dah niat banget ke Pizza Hut Mercure, Kuta buat nyicipin Royal Platter (menu ini emang cuma tersedia di beberapa outlet PH, ngga tersedia di Surabaya, dan di Bali ini hanya ada disini…) Tapi emang nasib ya, adanya cuma diliatin di menu book nya ajah. Kosong katanya. Wew….

Royal Platter
Ini yang kita cari, but bad luck 😦

Setelah selesai makan, kita kembali lagi ke Beachwalk. Malam hari lebih bagus ternyata. Narsis lagi deehhh…

Beachwalk Colourful LED Lamps
Fotonya aja antriiii

Cold Stone at Beachwalk
Enyaakkkk 😀

Kita juga sempet nyobain Cold Stone Creamery. Di Surabaya kagak ada kayanya. Two words : Smooth and delicioussss. Enak gilaaa 😀

OK, ini masih DAY ONE, tunggu DAY DAY yang laen yaaa 😀

Advertisements